PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN 4 Sinjai, (2) pengaruh kemandirian belajar siswa dan (3) pengaruh pola asuh orang tua dan kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif verifikatif. Populasi penelitian ini sebanyak 112 siswa kelas VIII di MTsN 4 Sinjai. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 55 siswa dengan menggunakan beberapa metode pengumpulan data; kuesioner, dokumentasi, observasi dan studi kepustakaan. Dalam penyusunan kuesioner penelitian digunakan teori dari Edwards (2006) untuk variabel pola asuh orang tua (X1) dengan 3 dimensi; pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh permisif. Variabel kemandirian belajar (X2) menggunakan teori dari Haris Mujiman dengan 5 dimensi; motivasi, inisiatif, percaya diri, tanggung jawab, disiplin. Kemudian untuk variabel hasil belajar (Y) diperoleh dari dokumentasi data nilai ujian akhir mata pelajaran Akidah Akhlak semester II. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah regresi linear berganda.Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua berpengaruh positif terhadap hasil belajar mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN 4 Sinjai, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,386>1,671) dan nilai signifikansi sebesar 0,021< 0,05; (2) kemandirian belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,661>1,671) dan nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05; dan (3) pola asuh orang tua dan kemandirian belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar, hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel (11.209>3,16) dan nilai signifikansi 0,000<0,05.
References
Al Tridhonanto, dan Beranda Agency, (2014). Mengembangkan Pola Asuh Demokratis. Jakarta: PT Elex Media Kompurindo.
Auliya, (2016). Falakhul dan Tri Suminar. Strategi Pembelajaran yang dapat Mengembangkan Kemandirian Belajar di Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah, Journal of Non Formal Education and Community Empowerment, 5(1), 10-14.
Azwar, Saifuddin, (2013). Metode Penelitian . Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Desmita, (2014). Psikologi Perkembangan Siswa. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
F,Rahmawati, , Sudarma, IK., Sulastri, M. (2014). Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Kelas IV Semester Genap Di Kecamatan Melaya-Jembrana. e-Journal MIMBAR PGSD Universitas Pendidikan Ganesha.
J.H, Widianto, (2016). Pengaruh Pola Asuh Authoritative Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Pakem. E- Journal Bimbingan dan Konseling.
Mohammad, Lutfi, (2014). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMPN 1 Gandusari Trenggalek. Institute Agama Islam Negeri Tulungagung.
Ni Luh, Mahadewi, I Made Yudana, & I Nyoman Natajaya. (2014). Kontribusi Intensitas Pola Asuh, Motivasi Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SDN 1 Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Administrasi Pendidikan.
PD, Lestari, Dwijayanto, & P Hendikawati, (2016). Keefektifan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar Siswa Kelas VII. Unnes Journal of Mathematics Education.
Riduwan, (2011). D.R. Skala Pengukuran Variabel- Variabel Peneitian. Bandung: Alfabeta
Slameto, (2015). Belajar dan Faktor-faktor Yang Memengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sri, Lestari, (2012). Psikologi Keluarga. Jakarta: Kencana Prenada Group.
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.












