MASJID SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN NON FORMAL
Abstract
Dalam pendidikan Islam, disyaratkan adanya suatu lingkungan pendidikan agar tercapainya tujuan pendidikan. Terdapat tiga lingkungan pendidikan utama, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Masjid merupakan salah satu sarana pendidikan nonformal bagi masyarakat Islam. Kehadirian berbagai bentuk pendidikan non formal berbasis masjid pada konteks kekinian terus saja bermunculan, dari pendidikan usia dini (pra MDTA/ Pra TPQ), hingga pendidikan untuk manula (majelis taklim). Kondisi ini tentu saja menjadi suatu gairah baru dalam pendidikan Islam dalam lembaga-lembaga non formal, sebagai salah upaya untuk merealisasikan hadis nabi tentang kewajiban menuntut ilmu dari mulai ayunan sampai liang lahat. Jika ditela’ah betul hadis ini memberikan kewajiban untuk umat melaksanakan. Jika dalam pendidikan formal ada batas-batas umur yang ditetapkan sesuai dengan jenjangnya, serta juga membutuhkan biaya yang banyak, maka dengan adanya pendidikan non formal berbasis masjid menjadi suatu alternatif baru bagi umat ini melaksanakan hadis rasul tersebut. Maka dengan gairah munculnya berbagai lembaga pendidikan non formal berbasis masjid hendaknya dapat menjadi alternatif dalam pengembangan pendidikan Islam kedepannya.
Downloads
References
Ahmad, M. A. (1985). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jakarta: PIMPINAN PROYEK PEMBINAAN.
Bafadhol, I. (2017). Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Edukasi Islami, 61.
Bakar, A. (2007). manajemen masjid berbasis IT. yogyakarta: arina.
Fathurrahman. (2015). Majis sebagai Pusat Pendidikan Islam Masa Klasik. Jurnal Ilmiah. Vol. XII, 4.
Fitrah, M., & Luthfiyah. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus. Sukabumi: CV Jejak.
Gazalba, S. (1980). Masjid Pusat Ibadah dan kebudayaan Islam. Jakarta: Pustaka Antara.
Ismail, A. U. (2010). Manajemen Masjid. Bandung: ANGKASA.
Jumbulati, A. A. (2002). Perbandingan Pendidikan Islam. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Kurniawan, S. (2014). Masjid dalam Lintasan Sejarah Umat Islam. Junal Katulistiwa 4, 171.
Kurniawan, S. (2014). Masjid Dalam Lintasan Sejarah Umat Islam. Jurnal Khatulistiwa-Journal of Islamic Studies, 171-172.
Manzhur, I. (1976). Lisan al-Arab. Baerut: Dar al-Fikr.
Marzuki, S. (2010). Pendidikan Nonformal (Dimensi dalam Keaksaraan Fungsional, Pelatihan, dan Andragogi). Bandung: PT. Rosdakarya.
Masdub. (2015). Sosiologi Pendidikan Agama Islam (Suatu Pendeketan Sosio Religius). Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Moeleng, L., & j. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin, & Mujid, A. (1993). Pemikiran Pendidikan Islam (Kajian Filosofis dan Kerangka Dasar Operasionalnya). Bandung: Trigenda Karya.
Muliawan, J. U. (2005). Pendidikan Islam Integratif (Upaya Mengintegrasikan kembali Dikotomi Ilmu dan Pendidikan Islam). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Munawir, A. W. (2002). Kamus Al Munawir Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progresif.
Nafis, M. M. (2011). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Teras.
Nasional, P. B. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia.
Prof. H. D. Sudjana S., S. M. (2000). Pendidikan Luar Sekolah: Wawasan, Sejarah Perkembangan, Falsafah & Teori pendukung, serta Asas. Bandung: Falah Production.
Roqib, M. (2005). Menggugat Fungsi Edukasi Masjid. Purwokerto: Grafindo dan STAIN Purwokerto.
Rukmana, I. H. (2002). Masjid dan Dakwah. Jakarta: Al-Mawardi Prima.
Shafwan, M. H. (2014). Intisari Pendidikan Islam. Sukoharjo: Pustaka Arafah.
Shihab, Q. (1996). Membumikan Alquran. Jakarta.
Siswanto. (2005). panduan praktis organisasi remaja masjid. jakarta: pustaka al-kautsar.
sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2010). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks.
Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Bali: NilaCakra.
Tafsir, A. (2004). Cakrawal Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Mimbar Pustala.
Tambak, S. (2014). Metode Ceramah: Konsep dan Aplikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tarbiyah, 337-381.
Umar, S. (2019). Pendidikan Masyarakat Berbasis Masjid. Yogyakarta: Deepublisj.
Yani, A. (2001). Menuju Masjid Ideal. Jakarta: LP2SI.
Yusiyaka, R. A. (2016). Penilaian (Evaluating) pada Program Pendidikan Luar Sekolah. Jurnal Educate, 5.
Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Penelitian Gabungan . Jakarta: Kencana.
Copyright Notice

Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










