KESEIMBANGAN NILAI INSANIYAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

  • Haeruddin Haeruddin
  • Hamzah Arhan
  • M. Chiar Hijaz
Keywords: Keseimbangan, Insaniyah, Hukum Islam

Abstract

Islam adalah Agama yang hadir di muka bumi ini untuk menyampaikan ajaran-ajaran tentang keadilan dan kemanusiaan bagi seluruh umat manusia. Islam diketahui memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan agama-agama yang datang sebelumnya. Ajaran-ajaran Islam perlu dipahami melalui jalan yang praktis karena fungsi agama ini adalah untuk memberikan solusi-solusi yang terbaik atas segala problema sosial yang ada dalam masyarakat. Hukum Islam yang menjadi pedoman utamanya adalah Al-Qur’an dan Hadis yang dikuatkan dengan Kajian Ilmu Fiqhiyyah dan Ushuliyyah, sesungguhnya telah sempurna untuk menjawab persoalan-persoalan akidah, ibadah, muamalah maupun syariah, sehingga konsep hukum Islam bersifat dinamis dan syumulatu zzaman atau sempurna terhadap zaman. Konsep hukum dalam Al-Quran adalah ide pokok yang mendasari gambaran yang bersifat umum mengenai esensi atau hakekat hukum dalam Al-Quran. Keadilan dalam konsep Al-Qur’an, yakni: Pertama, keadilan dalam arti keseimbangan. Kedua, keadilan dalam arti persamaan dan tidak adanya segala bentuk diskriminasi. Ketiga, keadilan dalam pengertian memberikan “perhatian terhadap hak-hak individu dan memberikan hak-hak itu kepada setiap pemiliknya” Keempat, keadilan yang dinisbatkan kepada Tuhan. Konsep kemanusiaan dalam Al-Qur’an bertujuan untuk kesejahteraan manusia, seperti kewajiban tolong-menolong, zakat, infak, wakaf dan sekdekah.

References

Al-Quran al-Karim, terj. Departemen Agama RI (Bandung: CV. Jumanatul Ali-Art, 2004).
AshShiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi, Falsafah Hukum Islam (Cet. I; Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2001)
Doi, Abdur Rahman I. Doi, Shari’ah The Islamic Law. Diterjemahkan oleh H. Basri Iba Asghary dan H. Wadi Masturi dengan judul Shari’ah Kodifikasi Hukum Islam (Cet. I; Jakarta: PT Rineka Cipta, 1993).
Fathoni, Miftah Ahmad Fathoni, Pengantar Studi Islam, (Semarang: Gunung Jati, 2001).
Hakim, Atang Abd. dan Dr. Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, (Bandung: Rosda, 2006 ).
Nurjaeni, Konsep Keadilan Dalam Al-Quran: sebuah telaah al-adaabi wal ijtimaa`i (WWW.duriyat.ir.id/artikel/html), (7/4/16).
Purwadarminta, WJS, Kamus Umum Bahasa Indonesia (Yagyakarta: Balai Pustaka, 1986).
Syahidin dkk, Moral dan Kognisi Islam, (Bandung: Alfabeta, 2009).
Syaltut, Mahmud, Al-Fatawa (Cet. III; Kairo: Dar al-Qalam, [t.th.]).
Schacht, Yoseph, An Introduction to Islamic Law (Oxford: Oxford University Press, 1964), h. 1.
Shihab, M. Quraish, Membumikan Al-Quran: Fungsi Wahyu dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Cet. XXV; Bandung: Mizan, 2003).
Syukur, M. Amin, Pengantar Studi Islam, (Semarang:Pustaka Nuun, 2010).
Rasdiyanah, Andi, Hukum Islam – 2, Bahan Kuliah (Makassar: PPs IAIN Alauddin Makassar, 2005).
Zahra, Muhammad Abu, Uşul al- Fiqh, Dietrjemahkan olehSaefullah Ma’shum dengan judul Ushul Fiqih (Cet. VI; Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000).
Published
2022-03-31