AKUNTANSI SOSIAL DALAM TINJAUAN PERSPEKTIF TEOLOGI PEMBEBASAN KAUM MUSTADH’AFIN

  • Jumardi Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai
  • Salam Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai
  • Satria Ramli Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai
Keywords: Akuntansi sosial, Teologi pembebasan, dan Teologi Kaum Mustadh’afin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait akuntansi sosial dalam perspektif teologi pembebasan kaum mustadh’afin. Praktik-praktik etik dalam implementasi akuntansi sosial perlu dipelajari secara mendalam tentunya dengan melihat kesesuaian dengan peraturan-peraturan yang berlaku di negara Indonesia dan kesesuaian dengan nilai-nilai ajaran islam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan atau studi literatur di mana peneliti mengandalkan berbagai literatur untuk memperoleh data penelitian dan menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa kata atau deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teologi pembebasan mengandung unsur-unsur yang sama dengan konteks sosio-ekonomi akuntansi di mana perusahaan tersebut beroperasi. Hal ini memunculkan argumentatif bahwa dalam konteks implementasi akuntansi sosial, perusahaan dapat memperoleh dampak sosio-ekonomi yang positif dari lingkungan di mana perusahaan tersebut beroperasi. Dampak positif ini seperti citra positif perusahaan yang semakin baik di lingkungannya, kepedulian moral masyarakat sekitar yang menerima manfaat akuntansi sosial tersebut dari perusahaan, dan juga dengan perusahaan mengimplementasikan akuntansi sosial berdasarkan perspektif Islam dan teologi pembebasan, presepsi masyarakat akan terbentuk dan menjadi lebih positif terhadap perusahaan tersebut. Hal ini penting untuk kelangsungan hidup (going concern concept) perusahaan tersebut.

References

Agama, Kementrian RI. (2022). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: CV. Jumanatul Ali.

Armour, Leslie. (2017). Economics and Civilization. International Journal of Social Economics, Vol. 26 (12).

Armono, Drajat. (2017). Akuntansi Sosial: Pengungkapan Sosial (Social Disclosure) dalam Laporan Tahunan. Aplikasi Bisnis, Vol. 7, no. 12.

Badruzaman, Abad. (2008). Teologi Kaum Mustadh’afin (Kajian Tematik Ayat-Ayat Mustadh’afin dengan Pendekatan Keindonesiaan. Yogyakarta: Pustaka Belajar, cet. II.

Badu, Ronald S. (2019).Konstruksi Akuntansi Sosial dan Lingkungan Melalui Metafora Sidiq, Amanah, Tabligh Dan Fatonah. AKSARA, Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume: 05 Nomor: 01.

Chapra, Umer. (2006). Islam dan Tantangan Ekonomi. Terjemahan oleh Ikhwan Abidin. Jakarta: Gema Insani.

Daud, Syahmina Kamilah. (2023). Pembelaan Terhadap Kaum Mustadhafin Dalam Al-Quran : Studi Atas Penafsiran Dr Abdul Hayei Bin Abdul Sukor Dalam Kitab Tafsir Pedoman Muttaqin. Digital Library, UIN Sunan Gunung Djati.

Engineer, Asghar Ali. (2009). Islam Dan Teologi Pembebasan. Terjemahan Oleh Agung Prihantoro. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Fatkhullah, Mukhammad., dan Habib, Muhammad Alhada Fuadilah. (2023). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep, Peluang Dan Tantangan dalam Perspektif Islam. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Islam, Volume 6 Nomor 1.

Fatmawatie, Naning. (2015). Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam Akuntansi Sosial Ekonomi di Tinjau dari Syariah. EQUILIBRIUM, Vol. 3, No. 2.

Harahap, Sofyan Safri. (2011). Sosio Economic Accounting (SEA): Menyoroti etika dan tanggung jawab social perusahaan. Majalah Akuntansi, No. 3.

Iswanto, Bambang. (2022). Pengantar Ekonomi Islam. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.

Junery, Muhammad Fadhil. (2019). Paradigma Perkembangan Akuntansi Islam. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), Vol.3, No.1: 78-86.

Karim, Adiwarman Azwar. (2006). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, Edisi Ketiga. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Luhgiatno. (2007). Akuntansi Sosial Bentuk Kepedulian Perusahaan terhadap Lingkungan. Fokus Ekonomi, Vol. 2, no. 2 , 1-16.

Masykur, Avesiana Akhda Khilya. (2016). Mengungkap Akuntansi Sosial Pada Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) di Kabupaten Malang (Sebuah Studi Fenomenologi). Jurnal Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (Uin) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Nawawi, Ashidiki. (2021). Konsep Mustadh'afin Dalam Kajian Tafsir Kontemporer: Studi Atas Tafsir Farid Esack. Jurnal Repository, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Novanto, Riza Awal., Dan Aji, Toto Santi. (2022). Pemberdayaan Kaum Duafa Dalam Perspektif Al-Qur’an. Al-Mufassi, Jurnal Ilmu Alquran, Tafsri Dan Studi Islam, Volume 3 Nomor 1.

Primahendra, Riza. (2016).Krisis Sosial: Sebuah Pengantar. Amerta: Social Consulting & Resourcing, Edisi 24.

Ruslan, Muhammad. (2013). Konsepsi Ideologis Akuntansi Islam Dalam Tinjauan Paradigma Teologi Pembebasan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kariri. (2022). Problematika Kaum Mustadh’afin dalam Perspektif Ali Syari’ati. Intitusional Repository, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Satyo. 2005. Pengungkapan Sosial dalam Laporan tahunan. Artikel, Media Akuntansi, edisi 17/April Mei, 2001. Jakarta: PT. Intama Artha Indonusa.

Shihab, Alwi. (1998). Islam Inklusif, Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama, cet. IV. Bandung: Mizan.

Shihab, M. Quraish. (2002). Tafsir Al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, cet. I. Jakarta: Penerbit Lantera Hati.

Siregar, Inova Fitri., Rasyad, Rinayanti., Dan Onasis, Dini. (2022). Akuntansi Sosial: Pengakuan, Pengukuran, Dan Pelaporan Laporan Keuangan Eksternalitas Pada Perusahaan Pertambangan Di Indonesia. Jurnal Akuntansi Kompetif, Vol. 5, No. 3.

Triyuwono, Iwan., dan As’udi, Mohammad. (2007). Akuntansi Syariah: Memformulasikan Konsep Laba dalam Konteks Metafora Zakat. Jakarta: Salemba Empat.

Utomo, Muslim. (2000). Praktik pengungkapan sosial pada laporan tahunan perusahaan di Indonesia. Lapora penelitian, Simposium Nasional Akuntansi III, IAI Kompertemen Akuntan Pendidik, Jakarta.

Published
2024-05-29