PERANAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DALAM MEMODERASI PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN SOCIAL MEDIA TERHADAP IMPULSIVE BUYING
Abstract
Hedonic Shopping Motivation dan Social Media merupakan 2 variabel yang terkesan memberikan pengaruh negatif bagi mahasiswa generasi milenial sebab dapat menimbulkan sifat boros dan membeli tanpa mengetahui manfaat sebenarnya dari produk yang ada yang akhirnya berdampak pada manajemen finansial mereka. Sehingga dihadirkan variabel moderasi yakni Literasi Keuangan Syariah yang kemudian memoderasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap pembelian impulsif. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menilai dampak Hedonic Shopping Motivation dan Social Media terhadap Impulsive Buying yang dimoderasi oleh Literasi Keuangan Syariah. Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif, di mana pengumpulan data bersifat angka. Data angka-angka tersebut selanjutnya diolah menggunakan (SPSS) versi 21 for windows. Penelitian ini berlokasi di UIN Alauddin Makassar dengan subyek Mahasiswa generasi millenial program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa hipotesis pertama diterima, yakni Hedonic Shopping Motivation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Hipotesis kedua diterima, yakni Social Media berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Hipotesis ketiga diterima, yakni Hedonic Shopping Motivation dan Social Media berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Hipotesis keempat tertolak, dimana Literasi Keuangan Syariah syariah tidak mampu memoderasi hubungan Hedonic Shopping Motivation terhadap Impulsive Buying. Hipotesis kelima diterima, yakni Literasi Keuangan Syariah syariah mampu memoderasi hubungan Social Media terhadap Impulsive Buying.
References
Joseph F. Hair, Jr., William Cormack Black IV, Barry J. Babin, R. E. A. (2014). Multivariate Data Analysis, New International Edition.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Bisnis R&D. Alfabeta.
Jurnal:
Andriany, D., & Arda, M. (2019). Pengaruh Media Sosial Terhadap Impulse Buying Pada Generasi Millenial. Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi), 2, 428–433. https://doi.org/10.55916/frima.v0i2.65
Annisa, N. (2021). Pengaruh Media Sosial dan Diskon Terhadap Impulse Buying Pada Produk Fashion Romp di Kota Medan. 2, 1–13. http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/16127
Deborah, I., Oesman, Y. M., & Yudha, R. T. B. (2022). Media Sosial dan Perilaku Pembelian Impulsif: Peran Motivasi Belanja Hedonis dan Orientasi Belanja. Jurnal Manajemen Maranatha, 22(1), 65–82.
Fanny Rizqi Cahya Putri, Y. A. (2022). PEMBELIAN IMPULSIF PADA MARKETPLACE: PENGARUH PERSONALITY, PRICE DISKON DAN MEDIA SOSIAL. SIBATIK: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi Dan Pendidikan, 1 Nomor 5 (2022) : April.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Badan Penerbitan UDIP.
Haryati, D. (2021). Fenomena Cashless Society Pada Generasi Milenial dalam Menghadapi COVID-19. Business Innovation and Entrepreneurship Journal, 3(1), 32–37. https://doi.org/10.35899/biej.v3i1.202
Hasan, M. R., Umar, Z. A., & Niode, I. Y. (2023). Pengaruh strategi pemasaran menggunakan social media dan e-money terhadap impulse buying. Jurnal Mirai Management, 8(2), 345–355. https://doi.org/10.37531/mirai.v8i2.4803
Julianti, A. (2020). Kecemasan dan Pembelian Impulsif pada Saat Pandemi Covid-19. UG Jurnal, 14(12), 23–31.
Lim, E. (2022). Pengaruh Social Media, Price Discount dan E-Money Terhadap Impulse Buying Pada Roempi Coffee Gerai Bcs Mall Kota Batam.
Mustika, W., Kurniawati, M., & Permata Sari, M. (2022). Pengaruh Motivasi Belanja Hedonis Terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Kategori Produk Fashion Online Pada Marketplace. Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis, 21(1), 141–151. https://doi.org/10.31253/pe.v21i1.1796
Myisha Nevianda Tuzzahra, & Satria Tirtayasa. (2020). Pengaruh Hedonic shopping motivation, Shopping Lifestyle dan Fashion Involvement Terhadap Impulse Buying Pada Pelanggan Zalora Di Kota Medan. Jurnal Salman, 1(2), 19–30.
Naurah Nada. (2023). E-wallet Jadi Metode Pembayaran Terpopuler di Indonesia 2022, Ini Potensinya Pada 2025 Mendatang. 20 APRIL 07:00. https://goodstats.id/article/e-wallet-jadi-metode-pembayaran-terpopuler-di-indonesia-2022-ini-potensinya-pada-2025-mendatang-FOnnm
Nawawi, H. H. (2020). Penggunaan E-wallet di Kalangan Mahasiswa. EMIK (Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial), Vol 3 No 2(Vol 3 No 2 (2020)). https://doi.org/https://doi.org/10.46918/emik.v3i2.697
Rahayu, S. D. (n.d.). Pengaruh Social media influencers, Materialistic Values, E-Wom, Dan Lingkungan Toko Terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Oleh Generasi Z Pada Produk Fast Fashion [YKPN]. http://repositorybaru.stieykpn.ac.id/id/eprint/1015
Renaldi, A., Unggul, U. E., & Jeruk, K. (2023). PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN SALES PROMOTION. 01, 46–61.
Salsabila, R. F., & Suyanto, A. (2022). Analisis Faktor-Faktor Pembelian Impulsif pada E-commerce Kecantikan. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 13(1), 76–89. https://doi.org/10.33059/jseb.v13i1.3568
Sampurno, T. P. & W. (2016). Pengaruh Motivasi Hedonis , Browsing dan Gaya Belanja terhadap Pembelian Impulsif pada Toko Online Shop (Studi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Jurnal Manajemen Bisnis, 6(1), 255–270.
Sari, M. A., Aminah, I., & Redyanita, H. (2021). Preferensi Generasi Milenial Dalam Memilih Pembayaran Digital (Studi Kasus Pada Mahasiswa Di Jabodetabek). Ekonomi & Bisnis, 20(2), 132–141. https://doi.org/10.32722/eb.v20i2.4347
Venia, M., Marzuki, F., & Yuliniar. (2021). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Impulse Buying (Studi Kasus pada Generasi Z Pengguna E-commerce ). Korelasi Riset Nasional Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 2, 929–941.



